Sinkronisasi Dan Sinergisitas Konsep Reusam Gampong Dalam Mendukung Penerapan Syariat Islam

Bertempat di Aula Museum Aceh, Senin (24/5) Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh menggelar  acara ”Pelatihan Sinkronisasi dan sinergisitas konsep reusam gampong dalam mendukung penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh”.
Walikota Banda Aceh yang diwakili oleh Sekda Kota Banda Aceh Drs. T. Saifuddin TA, M.Si dalam sambutannya  menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Syariat Islam yang telah bersungguh-sungguh berupaya mengumpulkan dan melibatkan  semua elemen masyarakat mulai Ulama, para cerdik pandai, Geuchik, Tuha peut, Tengku Imam serta elemen pemerintah lainnya untuk membahas tentang reusam gampong untuk berfikir bersama-sama bagaimana cara agar dapat melaksanakan Syariat Islam secara kaffah khususnya di wilayah Gampong.

Acara yang dihadiri oleh Camat, Kepala SKPD, Ketua MPU, para geuchik, Tuha Peut dan Teungku Imum lebih lanjut Sekda mengharapkan agar pelatihan ini tidak sia-sia, sehingga dapat dicapai sebuah hasil yang maksimal diharapkan dapat terlaksananya Pageu Gampong, dan pengawasan Gampong oleh masyarakat Gampong terhadap pengaruh budaya luar yang sedikit demi sedikit mengikis sendi kebudayan Islam dan Adat Aceh.
Sebelumnya Kepala  Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Bahronsyah, S.Sos dalam laporannya menyampaikan tujuan pelaksanaan pelatihan reusam gampong  adalah  agar terwujudnya kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan penerapan Syaria’at Islam di tingkat gampong sehingga tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat islam secara kaffah. Yang kedua adalah mengsinkronkan dan mensinergikan konsep reusam gampong dengan qanun-qanun Syariat Islam sebagai upaya mendukung penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Kegiatan sinkronisasi dan sinergisitas reusam gampong ini berlangsung selama dua hari mulai 24 sampai 25 Mei 2010. Peserta berjumlah 120 orang yang terdiri dari satu orang Geuchik, satu orang Tuha Peut dari 60 Gampong yang ada di Kota Banda Aceh. Sedangkan yang menjadi pemateri dalam acara tersebut berasal dari unsur Pemerintah Kota Banda Aceh, dari akademisi, MPU Kota, Tokoh adat, MAA Kota dan MAA Provinsi Aceh. Sedangkan hasil yang ingin dicapai dari pelatihan tersebut adalah meningkatnya kepedulian masyarakat Gampong terhadap pelaksasanaan Syariat Islam. Selanjutnya diharapkan kepada aparatur Gampong seperti Geuchik, Tuha Peut, Tengku Imum dapat merumuskan konsep reusam Gampong  yang mengikat seluruh masyarakat gampong. Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh para pemateri.
(Sumber : Humas Setda Kota Banda Aceh)


RocketTheme Joomla Templates

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: