Program Tahfiz Alquran Kota Banda Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam meluncurkan program tahfiz Alquran di Banda Aceh. Peluncuran dilakukan di Masjid Agung Al-Makmur, Lampriek, Banda Aceh, Selasa (23/8), oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Diharapkan, program tersebut akan melahirkan hafiz dan hafizah yang berakhlak qurani. Baca entri selengkapnya »

Berlatih Puasa

Penulis: Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman Bintu ‘Imran

Anak yang belum baligh memang tidak memiliki kewajiban untuk berpuasa Ramadhan. Namun, tentu tidak ada salahnya bila para orang tua mulai melatih mereka untuk berpuasa yang dengan latihan ini akan memberi banyak manfaat pada diri anak.

Ramadhan telah tiba kembali. Seluruh kaum muslimin menyongsong bulan ini dengan penuh kerinduan dan merenda harapan, semoga mendapatkan pahala yang berlipat dalam segala kebaikan yang ditunaikan. Baca entri selengkapnya »

Cegah Menyebarnya Aliran sesat, pendidikan Agama dalam Keluarga Perlu Dikokohkan

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDA ACEH – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU/MUI) Aceh Tgk Muslim Ibrahim mengatakan salah satu upaya untuk mencegah pengaruh aliran sesat terhadap umat Islam adalah memperkuat pendidikan agama, terutama kepada anak-anak dan generasi muda.

“Aksi penyebar aliran sesat saat ini memang membuat kita resah, namun sebagai antisipasinya yakni melalui peningkatan pendidikan agama yang benar kepada anak dan generasi muda Islam,” katanya di Banda Aceh, Rabu(6/3/2011) Baca entri selengkapnya »

Anak Tanggung Jawab Ayah

oleh : Ustadz  Abu Muawiah

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kalian dan keluarga-keluarga kalian dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS. At-Tahrim: 6)

Para ulama menyatakan: ‘Diri-diri kalian,’ yakni: Anak-anak kalian, karena anak itu merupakan bagian dari diri ayahnya. Dan ‘keluarga-keluarga kalian,’ yakni: Istri-istri kalian. Baca entri selengkapnya »

Akhlak Nubuwah Terhadap Anak Kecil

oleh : Ustadz Abu Muawiah

Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ النَّاسِ خُلُقًا وَكَانَ لِي أَخٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو عُمَيْرٍ -قَالَ: أَحْسِبُهُ فَطِيمًا- وَكَانَ إِذَا جَاءَ قَالَ: يَا أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ؟ نُغَرٌ كَانَ يَلْعَبُ بِهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang paling mulia akhlaknya. Aku memiliki saudara yang bernama Abu ‘Umair -Perawi mengatakan: Aku mengira Anas berkata: “Kala itu dia sudah memahami ucapan”- Maka apabila beliau shallallahu alaihi wasallam datang, beliau akan bertanya, “Wahai Abu Umair, bagaimana kabar si nughair”. Nughair adalah burung kecil (pipit) yang Abu Umair senang bermain dengannya.” (HR. Al-Bukhari no. 6203 dan Muslim no. 4003) Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.